Markethinkz Podcast

Hai guys! Welcome back to Markethinkz podcast, it’s me again Aaron Blenda. 
.
Dari dulu saya sering menemukan pertanyaan seperti ini :

Saya punya bisnis XYZ. Apakah saya harus bangun personal branding?

Atau saya harus fokus ke corporate branding saja?
.
Memang ide dari personal branding ini tidak lazim untuk kebanyakan orang. Tapi Anda harus tau, sekarang itu jaman informasi.
.
Jaman dimana Anda bisa jadi terkenal hanya dalam hitungan hari bahkan hitungan jam. Dan gratis.
.
Lantas, Apa artinya jika Anda menjadi terkenal? Anda akan mendapatkan jangkauan besar, publisitas gratis, dan secara tidak langsung bisnis Anda juga akan ikut terdampak.
.
Jadi, haruskah Anda melakukan personal branding? Ikuti saya sampai akhir, dan Anda akan mendapatkan jawabannya.
.
Sebelum kita membahas perlu tidaknya personal branding, kita harus paham terlebih dulu apa itu personal branding.

Saya suka dengan cara Pandji menjelaskan tentang personal branding. Simpel, yaitu kegiatan Anda mengatakan kepada dunia siapa diri Anda. Lewat apa? Lewat karya. Lewat produk. Lewat jasa. Saya encourage Anda untuk melakukan itu.
.
Bagaimana dengan mereka yang koar-koar di sosmed tapi isinya kosong? Apakah itu personal branding juga? Iya.
.
Kembali lagi, personal branding adalah kegiatan mengatakan kepada dunia siapa diri Anda. 
.
Terus, apa itu corporate branding? Bedanya dengan personal branding itu apa?
.
Branding itu banyak definisinya. kenapa harus branding? pentingkah sebuah branding? 
.
temukan detailnya dengan dengarkan podcast ini selengkapnya. 

Hello pendengar setia dari markethinkz podcast! Welcome back, kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di sini.
.
Podcast kali ini agak spesial karena saya ingin menyampaikan pesan di luar marketing
maupun bisnis tapi lebih ke life lesson atau pelajaran hidup yang akhir-akhir ini saya rasakan dan saya dapatkan kemudian menjadi rhema dalam hidup saya. Terutama untuk Anda yang masih muda-muda. (...sok tua)
.
Banyak di antara kita mungkin sering berpikir sekeras apa kita harus bekerja? Sebanyak
apa duit yang harus kita kumpulkan? Bagaimana caranya membagi waktu antara karir
dengan orang-orang tercinta? Apa sebenarnya yang kita cari? Saya tidak tau apakah Anda
juga pernah mempertanyakan eksistensi Anda didunia ini, tapi setidaknya itu yang pernah
saya rasakan.
.
Jadi apa sebenarnya Kebahagiaan Sesungguhnya itu? 
Jika mendengar ungkapan tersebut, apa yang ada di pikiran Anda?
Menjadi orang terkenal? Memiliki banyak harta? Atau … cinta?
.
simak detailnya di episode kali ini. stay tune dan selamat mendengarkan :)

Hello guys! Kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di Markethinkz Podcast. Dan di podcast episode kali ini, saya ingin cerita tentang sebuah peluang bisnis yang kekinian banget yaitu bisnis informasi atau information business, kenapa Anda sebaiknya menjalankan information business dan bagaimana memulainya.

.

Bisnis informasi buat saya itu seperti start-upnya start-up. Sudah jadi rahasia umum bahwa kebanyakan start-up itu membutuhkan venture capitalist (VC) untuk mendanai mereka. Namun, jikalau Anda membangun sebuah bisnis / start-up yang menjual informasi, asalkan Anda tau cara main nya maka Anda tidak membutuhkan venture capitalist sama sekali.

.

Seperti halnya di salah satu perusahaan saya yang bergerak di bisnis informasi, sempat beberapa kali kami mendapatkan penawaran pendanaan dari berbagai pihak dan kami menolaknya karena memang tidak butuh. Kalau Anda bertanya kenapa tidak butuh, maka saya akan bertanya kembali : kenapa harus butuh? Karena hingga titik ini (sudah berjalan 5 tahun) kami masih bisa grow company kami dengan bootstrapping (tanpa bantuan venture capital).

.

So, apa itu bisnis informasi? Wujudnya seperti apa sih bisnis informasi? Apakah jual beli informasi orang-orang dalam? Atau jual-beli informasi data pribadi seperti yang banyak dilakukan oleh instansi-instansi tertentu?

.

Simak jawabannya di episode kali ini..

Halo guys welcome back to markethinkz podcast, kembali bersama saya Aaron Blenda disini.

Nah, ini adalah episode lanjutan dari dua episode sebelumnya tentang offer dan story. 

Saran saya adalah kalau teman-teman belum mendengarkan episode tersebut, balik dulu ke episode story dan offer, baru kembali ke episode ini ya. 

Agar teman-teman bisa nyambung dengan apa yang saya bahas. 

Nah, kalo Anda perhatikan apa sih yang membedakan marketer pro dengan marketer amatir di luar sana.

Jadi marketer pro itu dia tau tugasnya itu adalah harus men-secure perhatian orang-orang yang menjadi target audiens nya dia.

Seorang marketer pro akan berusaha untuk membuat hook yang menarik, membuat headline yang menarik.

Jadi hook itu macem-macem ya bisa headline, image, video, iklan, tombol, banyak macem.

Nah, marketer pro tau bahwa dia harus menarik perhatian orang-orang dalam tiga detik pertama. 

Jadi kalo misalkan Anda bikin iklan ternyata hook Anda tidak menarik maka, orang ya bakal skip iklan Anda gitu lho. Oke?

Jadi hirarkinya adalah dari hook, Anda menarik perhatian orang kemudian masuk ke story. Mereka membaca story Anda, mereka membaca cerita Anda dan story itu kemudian meningkatkan desire mereka, meningkatkan keinginan mereka untuk mengambil offer yang Anda tawarkan.

Saya melihat kebanyakan orang itu masih struggling ketika membuat hook. Mereka masih belum ngerti bagaimana cara membuat hook yang menarik.

Bagaimana Anda bisa tau hook Anda menarik apa nggak?

Simak detainya di episode kali ini..

Hallo guys welcome back to marketinkz podcast. Kembali bersama saya Aaron Blenda disini.

Jadi di episode sebelumnya kita sudah membahas tentang hook. Nah, episode kali sebenarnya terbagi jadi 3 part.

Kita akan membahas tentang hook, story dan offer itu sendiri. Episode sebelumnya kita udah bahas tentang hook. Kalo misalkan teman-teman belum mendengarkan episode tersebut, saya sarankan teman-teman dengerin dulu episode tersebut baru kembali lagi ke episode kali ini. 

Nah, di epsiode kali ini kita akan membahas tentang story.

Kita ketika berjualan ya, kita butuh story untuk meningkatkan value daripada offer yang kita berikan. Oke?

Nah bagaimana caranya agar kita bisa meningkatkan value itu, adalah dengan cara kita harus menyampaikan story yang tepat. 

Kalo selama ini teman-teman sering mengikuti webinar-webinar yang pernah saya adain. Teman-teman pasti tau kalo saya itu banyak bercerita ya, banyak membagikan story demi story.

Jadi sepanjang webinar saya banyak nge-dongeng lah istilahnya ya. Saya tidak closing secara langsung di webinar ketika saya menyampaikan materi.

Tapi, pada kenyataannya adalah mereka sudah otomatis sebagian besar di close oleh saya sepanjang saya bercerita. 

Jadi itu adalah kekuatan dari story itu sendiri. Ketika menyampaikan story yang tepat maka, story tersebut akan mampu meningkatkan value pada offer yang kita tawarkan pada akhirnya. 

Mau tau detail podcast tentang story cek di episode kali ini ya..

Hallo guys, kembali dengan saya Aaron Blenda disini, kembali lagi di marketingz podcast.

Di podcast kali ini saya ingin membagikan tentang hook, story dan offer. 

Kalo Anda mengikuti youtube saya, megikuti podcast saya. Anda mungkin tau saya sering ngungkit hook, story dan offer. 

Tapi, di podcast kali ini saya akan membahas lebih deep lagi tentang hook, story dan offer itu sendiri. Mungkin panjang akan terbagi menjadi beberapa part.

I don’t know, kita coba liat nanti. Ya kalo memang panjang maka saya harus membaginya menjadi beberapa part.

Nah, untuk sales funnel bekerja dengan baik maka Anda butuh yang namanya good hook, good story kemudian, Anda juga butuh yang namanya good offer.

Saya akan ceritakan apa itu hook, story dan offer, oke?

Nah, kalo misalkan Anda punya sales funnel tapi ternyata Anda tidak punya hook yang bagus, story yang bagus, offer yang bagus itu seperti Anda buka sebuah toko, punya sales team.

Tapi, sales team-nya itu tidak mendatangkan penjualan untuk Anda. Kurang lebih seperti itu.

Mau tau lebih deep tentang hook, story dan offer? Dengarkan episode podcast kali ini.

Hello guys welcome back to markethinkz podcast, kembali lagi bersama saya Aaron Blenda disini. Nah ini adalah episode lanjutan dari podcast sebelumnya yang berbicara tentang takeaway apa saja yang saya dapatkan dari pelatihan di Bali bersama pengjoon dan teman - teman yang lain waktu itu.
.
Nah di podcast kali ini saya akan share tentang bagaimana caranya scale up dan akselerasi bisnis kita, scale up itu bukan cuma berbicara tentang double up budget ketika ngiklan, bukan. Misalkan hari ini spend 10 jt, kemudian saya mau scale up bisnis, saya spend 30 jt. bukan cuma tentang itu.
.
Bukan juga tentang gimana cara mendominasi kata kunci dengan bit paling tinggi di google ads, bukan. Tapi ada tiga kunci dalam scale up yang perlu kita ketahui bersama ya.. . Yaitu pertama Traffic, kemudian kedua people dan yang ketiga proses atau system.
.
Traffic berbicara bagaimana cara mendatangkan pengunjung lebih banyak ke bisnis anda, people berbicara tentang tentang  how to get the right team dalam bisnis anda dan terakhir system atau proses tentang 5 pilar utama dalam bisnis.
.
So mau tau lebih banyak tentang tiga kunci scale up, bisa dengarkan podcast episode kali ini. 

Hallo guys, welcome back to markethinkz podcast bersama saya Aaron Blenda disini, host anda yang ketje, kalo anda nonton video ini di youtube make sure anda subscribe ke youtube saya, agar anda dapat informasi seputar marketing dari saya.
.
Jadi podcast ini saya bikin, saya dedikasi kan untuk anda para marketer, para entrepreneur, yang ingin mengemas apa yang anda tau menjadi sebuah produk untuk anda jual ke orang lain, tujuannya agar anda bisa membantu orang lain lebih banyak lagi.
.
Oke, sekarang saya lagi ada di bali, saya ikut workshopnya si pengjoon, dan saya ingin sharing dari awal saya join event ini, mulai dari harganya 4ribu dolar sekitar 60 juta kurang lebih, terus yang dateng, saya itung - itung itu kurang lebih sekitar 80 orang, imagine that ya, anda bisa kali kan sendiri, revenue nya
.

Kemudian yang bikin saya tertarik adalah bagaimana dia bisa mendatangkan orang - orang sebanyak itu dan mau membayarnya dengan harga 4ribu dollar, dan saya tuh suka  memodeling orang yang sudah berhasil dan saya hanya perlu, melakukan apa yang dia lakukan untuk mendapatkan hasil yang sama.
.
This is how everything works, bahkan sampe sekarang apapun yang saya lakukan, sehingga saya bisa lebih berhasil, karena memodeling orang yang terlebih dahulu sudah berhasil di bidangnya.
.
Nah saya akan sharing apa yang saya pelajari selama beberapa hari di bali, mungkin podcast ini akan di cut menjadi beberapa part, karena gak mungkin saya ceritakan habis dalam satu podcast, bakal kepanjangan dan apalagi ini baru hari kedua saya mengikuti eventnya.
.
Masih so many things to learn.
Untuk lebih detailnya dengerin podcast nya sekarang ya!

Hallo guys kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di Markethinkz Podcast.
 
Oke, jadi di episode kali ini saya akan bahas tentang pertanyaan yang banyak juga ditanyakan oleh temen - temen. Pertanyaannya gini “haruskah saya obsesi dalam bekerja” kita mungkin banyak mendengar ya.. . Ada yang bilang jangan bekerja di akhir pekan, ada yang bilang tidur 8 jam sehari. Kemudian ada juga yang bilang “lu harus begadang” kemudian ada yang pengen nya itu harus punya waktu dengan keluarga.
.
Ada yang bilang “gapapa muda fokus kerja dulu, kalo misalkan udah tajir nanti baru habiskan waktu lebih banyak bersama keluarga”.
.
Well, di sisi lain anda disarankan itu harus obsesi untuk bisa sukses, anda pasti bingung dong, kerja 10x lipat lebih keras, kemudian anda mendapat masukan jangan berlibur dalam 5 tahun ke depan, kemudian ditanyain lagi “ lu itu sebenernya pengen sukses apa ngga sih?” dipertanyakan tuh tekad anda untuk mendapatkan sesuatu yang anda impikan.
.
Jadi, saya cuma pengen sharing ya, apa yang saya alami 5 tahun belakangan ini ketika saya memutuskan untuk fulltime di entrepreneurship, fulltime di bisnis ya, dan saya akan membagikan pandangan saya kepada anda di podcast kali ini. Dengarkan selengkapnya!

Hai temen - temen welcome back to  Markethinkz podcast, kembali lagi bersama saya Aaron Blenda disini.

Oke di podcast kali ini saya mau share gimana sih caranya membangun bisnis yang anda cintai. Hal yang pertama yang harus anda lakukan itu adalah anda harus menemukan big why, big why dari bisnis anda itu apa,

Why yang paling besarnya itu apa di dalam bisnis anda. Jadi kalau anda bisnis, ya kenapa anda memulai bisnis, itu gitu loh.

Oke, kalau cuma untuk jadi kaya itu bagus, ya

Gak ada yang salah untuk kalau anda punya bisnis tujuannya itu jadi kaya, ga ada yang salah

Punya uang banyak itu keren, karena uang bisa memberikan lebih banyak alternatif juga memberikan kebebasan dalam hidup.

Itu pasti.

Anda.. More freedom more energy.  

Seperti kata pepatah, punya uang terlalu sedikit masalah, punya uang terlalu banyak juga masalah.

Jadi nya saya lebih milih punya uang banyak.

Karena sama - sama masalah

Jadi saya lebih seneng kalau masalah saya itu datang karena punya uang banyak.

Oke.. Nah itu mindset ya

Jadi bagaimana caranya membangun bisnis yang anda cintai? Dengarkan detailnya di episode kali ini.

Load more