Markethinkz Podcast

Hello guys welcome back to markethinkz podcast, kembali lagi bersama saya Aaron Blenda disini. Nah ini adalah episode lanjutan dari podcast sebelumnya yang berbicara tentang takeaway apa saja yang saya dapatkan dari pelatihan di Bali bersama pengjoon dan teman - teman yang lain waktu itu.
.
Nah di podcast kali ini saya akan share tentang bagaimana caranya scale up dan akselerasi bisnis kita, scale up itu bukan cuma berbicara tentang double up budget ketika ngiklan, bukan. Misalkan hari ini spend 10 jt, kemudian saya mau scale up bisnis, saya spend 30 jt. bukan cuma tentang itu.
.
Bukan juga tentang gimana cara mendominasi kata kunci dengan bit paling tinggi di google ads, bukan. Tapi ada tiga kunci dalam scale up yang perlu kita ketahui bersama ya.. . Yaitu pertama Traffic, kemudian kedua people dan yang ketiga proses atau system.
.
Traffic berbicara bagaimana cara mendatangkan pengunjung lebih banyak ke bisnis anda, people berbicara tentang tentang  how to get the right team dalam bisnis anda dan terakhir system atau proses tentang 5 pilar utama dalam bisnis.
.
So mau tau lebih banyak tentang tiga kunci scale up, bisa dengarkan podcast episode kali ini. 

Hallo guys, welcome back to markethinkz podcast bersama saya Aaron Blenda disini, host anda yang ketje, kalo anda nonton video ini di youtube make sure anda subscribe ke youtube saya, agar anda dapat informasi seputar marketing dari saya.
.
Jadi podcast ini saya bikin, saya dedikasi kan untuk anda para marketer, para entrepreneur, yang ingin mengemas apa yang anda tau menjadi sebuah produk untuk anda jual ke orang lain, tujuannya agar anda bisa membantu orang lain lebih banyak lagi.
.
Oke, sekarang saya lagi ada di bali, saya ikut workshopnya si pengjoon, dan saya ingin sharing dari awal saya join event ini, mulai dari harganya 4ribu dolar sekitar 60 juta kurang lebih, terus yang dateng, saya itung - itung itu kurang lebih sekitar 80 orang, imagine that ya, anda bisa kali kan sendiri, revenue nya
.

Kemudian yang bikin saya tertarik adalah bagaimana dia bisa mendatangkan orang - orang sebanyak itu dan mau membayarnya dengan harga 4ribu dollar, dan saya tuh suka  memodeling orang yang sudah berhasil dan saya hanya perlu, melakukan apa yang dia lakukan untuk mendapatkan hasil yang sama.
.
This is how everything works, bahkan sampe sekarang apapun yang saya lakukan, sehingga saya bisa lebih berhasil, karena memodeling orang yang terlebih dahulu sudah berhasil di bidangnya.
.
Nah saya akan sharing apa yang saya pelajari selama beberapa hari di bali, mungkin podcast ini akan di cut menjadi beberapa part, karena gak mungkin saya ceritakan habis dalam satu podcast, bakal kepanjangan dan apalagi ini baru hari kedua saya mengikuti eventnya.
.
Masih so many things to learn.
Untuk lebih detailnya dengerin podcast nya sekarang ya!

Hallo guys kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di Markethinkz Podcast.
 
Oke, jadi di episode kali ini saya akan bahas tentang pertanyaan yang banyak juga ditanyakan oleh temen - temen. Pertanyaannya gini “haruskah saya obsesi dalam bekerja” kita mungkin banyak mendengar ya.. . Ada yang bilang jangan bekerja di akhir pekan, ada yang bilang tidur 8 jam sehari. Kemudian ada juga yang bilang “lu harus begadang” kemudian ada yang pengen nya itu harus punya waktu dengan keluarga.
.
Ada yang bilang “gapapa muda fokus kerja dulu, kalo misalkan udah tajir nanti baru habiskan waktu lebih banyak bersama keluarga”.
.
Well, di sisi lain anda disarankan itu harus obsesi untuk bisa sukses, anda pasti bingung dong, kerja 10x lipat lebih keras, kemudian anda mendapat masukan jangan berlibur dalam 5 tahun ke depan, kemudian ditanyain lagi “ lu itu sebenernya pengen sukses apa ngga sih?” dipertanyakan tuh tekad anda untuk mendapatkan sesuatu yang anda impikan.
.
Jadi, saya cuma pengen sharing ya, apa yang saya alami 5 tahun belakangan ini ketika saya memutuskan untuk fulltime di entrepreneurship, fulltime di bisnis ya, dan saya akan membagikan pandangan saya kepada anda di podcast kali ini. Dengarkan selengkapnya!

Hai temen - temen welcome back to  Markethinkz podcast, kembali lagi bersama saya Aaron Blenda disini.

Oke di podcast kali ini saya mau share gimana sih caranya membangun bisnis yang anda cintai. Hal yang pertama yang harus anda lakukan itu adalah anda harus menemukan big why, big why dari bisnis anda itu apa,

Why yang paling besarnya itu apa di dalam bisnis anda. Jadi kalau anda bisnis, ya kenapa anda memulai bisnis, itu gitu loh.

Oke, kalau cuma untuk jadi kaya itu bagus, ya

Gak ada yang salah untuk kalau anda punya bisnis tujuannya itu jadi kaya, ga ada yang salah

Punya uang banyak itu keren, karena uang bisa memberikan lebih banyak alternatif juga memberikan kebebasan dalam hidup.

Itu pasti.

Anda.. More freedom more energy.  

Seperti kata pepatah, punya uang terlalu sedikit masalah, punya uang terlalu banyak juga masalah.

Jadi nya saya lebih milih punya uang banyak.

Karena sama - sama masalah

Jadi saya lebih seneng kalau masalah saya itu datang karena punya uang banyak.

Oke.. Nah itu mindset ya

Jadi bagaimana caranya membangun bisnis yang anda cintai? Dengarkan detailnya di episode kali ini.

Hai temen-temen, welcome back to Markethinkz Podcast. Podcast yang saya dedikasikan untuk para online marketer di luar sana. Topik yang saya bahas kali ini adalah tentang Resign, Kenapa saya resign dari dunia korporasi?

Kenapa saya memilih topik ini untuk dibahas?

Sebenarnya ketika saya awal memulai podcast saya ini, saya kepikiran untuk menjadikan topik ini sebagai topik pertama yang saya bahas di podcast.

Tapi saat itu saya masih ragu karena ini adalah topik yang agak taboo, dan saya juga takut kolega-kolega saya ataupun atasan saya di perusahaan lama punya pemikiran yang negatif tentang saya.

Saya tidak mau dianggap tidak berterima kasih or whatever karena sejujurnya saya respect dengan semua orang yang ada di ex company saya. Saya juga berterima kasih karena sudah banyak belajar di sana.

Alasan lain saya tidak bahas topik ini di awal juga karena saya tidak ingin mengompori Anda terutama yang masih muda, milenial untuk mengikuti keputusan saya.

Tapi semakin ke sini, semakin banyak followers saya menyerbu saya dengan pertanyaan apakah mereka harus resign, apakah mereka harus kerja sama orang ketika sudah lulus kuliah atau buka usaha sendiri dan semacamnya.

 

Oleh karena itu saya berpikir, lebih baik saya menceritakan alasan kenapa saya memilih resign dari dunia korporasi agar cerita saya bisa jadi referensi untuk membantu Anda berpikir lebih matang sebelum mengambil keputusan.

Saya sangat mengerti rasanya ketika Anda sedang dilema apakah harus tetap bertahan atau menyerah. Kesepian itu pasti. Juga ada rasa takut. Setelah resign mau ngapain? apakah bisa survive? besok makan apa? Orang tua gimana? Masa depan lebih cerah apa lebih suram? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu pasti seolah-olah sedang bergulat di dalam pikiran Anda. Resign , kaga. Resign, kaga. Resign! Kaga dehhhh…

Jadi podcast ini lebih untuk menemani temen-temen milenial terutama yang sedang galau apakah harus lanjut atau menyerah dengan pekerjaan yang sekarang.

apa yang saya bagikan di podcast ini adalah murni opini saya, keputusan saya pribadi dan Anda tidak harus mengikuti pilihan saya. Setiap orang pasti punya alasan tersendiri kenapa mereka stay ataupun kenapa mereka left.

Simak selengkapnya di episode kali ini.

Hallo guys, welcome back to markethinkz podcast. Kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di sini.
.
Nah, Beberapa waktu yang lalu saya itu sempet berkumpul bersama teman-teman lama, temen temen sekolah dulu, udah sekitar 4 -5 yahun lah ya tidak ketemu, yang menarik adalah dari hasil pembicaraan saya bersama mereka, Saya menemukan hampir semua dari mereka yang saya ajak bicara tidak bahagia dengan hidup yang mereka punya sekarang.
Bukan cuma masalah uang tapi ada banyak sekali faktor - faktor lainnya. Kalo ngomongin soal uang,Saya juga punya beberapa teman pengusaha yang setiap tahun nambah rumah baru, mobil baru, ada juga yang istri baru. Tapi tetap tidak bahagia juga.
.
Saya seorang pembelajar juga sekaligus senang mengajar. Saya belajar digital marketing dan mengajarkannya ke orang-orang karena saya enjoy melakukannya.
Saya tidak melakukannya karena merasa ada duit di sana. Kalau sudah ngerti digital marketing, nyari duit itu perkara yang tidak susah-susah amat. 6 tahun sudah berlalu, saya masih senang melakukannya dan tidak merasa sedang menjalani hidup yang sia-sia.
Dan ketika saya bertanya kepada teman-teman saya yang "bahagia", yang sisanya itu ya, saya melihat ada kesamaan pola. Jadi segala sesuatu itu pasti ada polanya, mau itu sukses, mau itu gagal, pasti ada polanya. Nah apa polanya?
.
Kita semua tau apa tujuan hidup kita. Kok bisa?
Gimana caranya untuk tahu tujuan hidup, sebenernya tidak susah
Gampang.
Mau tahu detailnya? Dengarkan selengkapnya di episode kali ini!

Hallo kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di Markethinkz Podcast. Nah di posdcast kali ini saya akan bahas tentang metrik FB Ads. Metrik apa sih yang paling penting ketika kita beriklan di Facebook.

Nah banyak advertiser pemula yang bingung ketika mereka sudah beriklan, iklan mereka sudah jalan selama beberapa hari

Mereka di suguhi data sama Facebook, tapi mereka bingung saking banyaknya data yang bermunculan, mereka tidak tahu harus fokus ke data yang mana.

Mudah untuk beriklan tapi sejujurnya tidak mudah untuk membaca data. Untuk bisa beriklan , seorang pemula sekalipun itu mereka hanya butuh sering praktek, mereka hanya perlu mengenali dashboard Facebook itu sendiri.

Mereka hanya perlu tahu “oh fitur ini untuk create, fitur ini untuk split testing, kemudian kalo tombol ini untuk a,b,c,dan d dan sebagainya”

Tapi untuk bisa baca data, untuk bisa ambil kesimpulan, Adset mana sih yang harus pause, Adset mana sih yang harus saya jalankan terus, Adset mana sih yang worthed yang harus saya diemin dulu untuk pantau perkembangannya. Nah itu semua butuh yang namanya pengalaman.

Seiring berjalannya waktu, seiring kita sering beriklan maka kemampuan kita untuk mengambil kesimpulan, untuk mengambil keputusan, itu akan semakin bertambah.

So, Mau tau detail lengkap tentang Metriks penting dalam FB Ads? Dengarkan di episode kali ini.

Hello guys. Kembali lagi bersama saya Aaron Blenda di Markethinkz Podcast. Podcast buat para marketer-marketer kece yang sedang berjuang mendapatkan income dari internet.

Nah di podcast kali ini tentang sebuah topik, yang saya tau ketika di bahas ada yang pro dan kontra, cukup kontroversi karena membahas tentang kuliah atau nggak, simple nya begitu.

Tapi I dont care, mau itu pro atau kontra, karena saya cuma menyampaikan opini saya di podcast saya sendiri.

Hari gini, kemanapun Anda pergi, Anda pasti dengar sana-sini.

"Kuliah yang bener."
"Gak kuliah mau jadi apa?"
"Hari gini kalo mau dapet gaji tinggi ya kudu kuliah"
"Kuliah itu penting, lebih mudah dapet job"

Atau versi orang tua ke anaknya, "Pokoknya papa mama gak mau tau. Kamu wajib kuliah!"

Guys, saya pengen banget teriak... Jangan dengarkan apa kata mereka! Gelar sarjana untuk Anda seorang entrepreneur, seorang pengusaha, itu gak worthed, Serius.

Saya tidak kuliah. Dan saya sangat bersyukur karena itu. No doubt. Buat saya, kuliah itu buang-buang waktu, tenaga, pikiran, apalagi duit. Juga membuang banyak kesempatan dalam hidup.

Jika saya kuliah, mungkin saya tidak akan bisa punya pencapaian seperti sekarang ini. Tidak punya pengalaman berbisnis dan kehilangan banyak peluang.

Tapi tolong pahami ini sebelum Anda memutuskan untuk men-DO-kan diri dari kuliah atau langsung menghadap orang tua untuk menyampaikan bahwa Anda tidak ingin kuliah.

Silahkan dengerin sampai habis, pahami dulu konteksnya sebelum terburu - buru menjudge. dengarkan selengkapnya di episode kali ini dan jangan lupa tinggalkan komentar. Mari diskusi. 

Halo kembali lagi bersama Saya Aaron Blenda, di Markethinkz Podcast

Jadi ceritanya saya baru balik dari singkawang, abis diculik sama partner in crime saya Rico Huang, kemarin ke Singkawang beberapa hari, katanya malem cap gomeh malam terakhir imlek  itu rame banget, dan ternyata memang bener, Manusianya itu luar biasa banget bahkan yang dateng dari mancanegara juga banyak. Ada atraksi barongsai, dan lain sebagainya, banyaklah disana.

Oke di podcast kali ini saya akan sharing seputar mindset tentang workshop. Mungkin temen-temen banyak mendengar, orang - orang banyak mengadakan workshop diluar sana, pelatihan atau mungkin sudah pernah mengikuti Pelatihan - pelatihan yang diadakan oleh berbagai guru di luar sana

Saya gak tau Anda pernah mengikuti seminar atau pelatihan apa ngga? Tapi kalau misalnya Anda pernah dan ternyata pelatihan tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi Anda? Rasanya gimana kalau misalkan seminar atau pelatihan yang Anda ikuti itu ternyata jauh dari harapan Anda?

Saya yakin Anda pasti pernah lah ya ngikutin sebuah e-course atau mungkin workshop atau seminar offline dengan harapan ingin menjadi ‘kaya’ atau mungkin menjadi seorang pribadi yang lebih baik, tergantung workshop yang Anda ikuti itu seperti apa. Namun kenyataan yang didapatkan itu berbeda.

Apa yang harus dilakukan jika workshop yang diikuti tidak sesuai ekspektasi? 

Dengarkan selengkapnya di Episode kali ini. 

Hello guys! it's me again Aaron Blenda di Markethinkz Podcast. Di podcast episode kali ini saya mau bahas tentang list building. Saya amat sangat menyarankan Anda untuk LIST BUILDING SEDINI MUNGKIN KARENA ITU ASETMU!

Apa itu list building? List building adalah proses membangun list/database calon konsumen yang kelak akan menjadi aset Anda. Tepatnya aset digital. Aset digital itu banyak macem ya, misalkan Anda invest di reksadana/saham, atau Anda menjadi selebgram dan followers Anda adalah aset digital Anda, youtuber juga, email apalagi.

Saya senang dengan email karena email merupakan traffic yang bisa kita kontrol. Jadi kapanpun Anda menginginkan traffic ke sales page Anda, ke funnel Anda, kemanapun Anda mau, Anda hanya perlu ngeblast.

Kalau Anda hanya fokus mencari omset tanpa membangun aset/list Anda, maka bisnis hanya akan sementara dan jauh lebih capek karena selalu fokus mendatangkan calon pembeli baru.

Mau tahu cara bangun list? Dengarkan selengkapnya di Episode kali ini.

Load more