Ep. 33 - Kenapa sosmed itu toxic dan bagaimana cara detoxnya?
March 30, 2020

Ep. 33 - Kenapa sosmed itu toxic dan bagaimana cara detoxnya?

Hai temen-temen, welcome back! Kembali bersama saya Aaron Blenda di Markethinkz Podcast. Podcast yang saya dedikasikan untuk para pebisnis di Indonesia yang ingin mengembangkan bisnisnya secara online.

Apa kabar? Saya berharap Anda semua baik-baik saja di masa pandemic seperti ini. Lakukan apapun yang bisa kita lakukan untuk membantu sesama, membantu pemerintah, membantu para tenaga medis sesuai porsi masing-masing.

Jika bisa donasi, mari donasi. Jika tidak bisa, maka mari bantu lewat doa, dukungan, dan gencarkan campaign #dirumahaja.

Oke, hari ini saya ingin mengungkapkan keresahan saya selama ini melihat fenomena yang terjadi di jaman sekarang terutama untuk adik-adik milenial sekalian di sosmed. 

Topik hari ini sesuai judul podcast, kenapa sosmed menurut saya itu toxic? Dan jika memang toxic, gimana cara mendetoxnya?

Saya pernah membaca sebuah kisah seorang ibu 3 orang anak yang juga seorang mommy blogger dengan 52ribu followers di Instagram mengeluh jika foto dari anak laki-lakinya di Instagram selalu likesnya lebih sedikit daripada foto anak-anak perempuannya.

Dan pada ulang tahun anaknya yang ke-6, ia pun melakukan seperti yang dilakukan kebanyakan orang tua di luar sana -- menuliskan caption panjang untuk ngucapin selamat ulang tahun buat anaknya. Tapi dia juga menggunakan kesempatan itu untuk mengungkit soal foto anak laki-lakinya ini yang tidak mendapatkan likes dan comments sebanyak foto anak-anaknya yang lain dan itu membuatnya kecewa.

“Dia tidak populer. Ini pasti gara-gara saya. Dia (anaknya) seharusnya banyak yang suka meski matanya sipit” tulisnya

Postingan influencer ini menjadi viral dengan ratusan comment negatif yang menhujatnya karena ia menilai anaknya menarik apa tidak dari jumlah likes. Walaupun kemudian dia menghapus postingan tersebut, kejadian itu menunjukkan kepada kita bagaimana sosmed dijaman sekarang sudah berubah fungsi utamanya, yaitu : untuk berinteraksi dengan teman dan keluarga.

Jaman sekarang, fenomena seperti ini banyak terjadi. Mama-mama muda memposting foto keluarga mereka bukan lagi cuma untuk sekedar berbagi, melainkan demi uang. Industri influencer marketing ini memang baru trending belakangan ini dan diprediksi oleh Mediakix (influencer marketing agency yang berbasis di US)  akan tembus menjadi industri senilai 160M di tahun ini.

Lihat, bagaimana sosmed bisa mempengaruhi hidup Anda, tapi kalau menurut Anda sosmed yang digunakan dirasa sudah mengusik hidup Anda, Anda bisa melakukan detox dan pahami ciri-cirinya terlebih dulu. 

Bagaimana caranya? Anda bisa mendapatkan jawabannya di podcast episode terbaru saya. So, selamat mendengarkan…

More episodes

Load more

Play this podcast on Podbean App